Jumat, 13 April 2012

dampak pemanasan global


Selamat pagi dan salam sejahtera
Yang terhormat,
Bu Wiwik selaku guru bimbingan Bahasa Indonesia dan teman-teman yang saya banggakan.
Pertama-tama marilah kita ucapkan puji syukur  kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkatNya,kita dapat berkumpul disini.
Hadirin yang saya hormati , saya akan berpidato tentang dampak pemanasan global. Manusia sebagai makhluk hidup yang berakal akan selalu berusaha meningkatkan kualitas hidupnya. Akan tetapi, dalam usaha meningkatkan kualitas hidup ini tidak semua dapat kita capai sesuai dengan keinginan kita. Penyebab kerusakan bumi diantaranya melalui penjarahan, eksplorasi dan ekspoitasi Sumber Daya Manusia yang tak terkendali dan juga melalui peperangan. Hal-hal tersebut berarti akan mengurangi kualitas hidup manusia. Selain hal tersebut ada lagi masalah penting yang harus dipikirkan oleh kita semua, yaitu masalah pemanasan global yang dampaknya dapat menjadi ancaman umat manusia.
Faktor yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup, yaitu faktor Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Pengambilan dan pengerukan SDA yang tak terkendali demi mencari keuntungan akan berdampak pada kerusakan lingkungan hidup. Keserakahan manusia itu terus berlangsung sampai sekarang. Pada saat ini manusia di seluruh dunia termasuk Indonesia berteriak akan adanya pemanasan global yang berakibat terjadinya perubahan iklim. Pemanasan global yang terjadi saat ini, juga merupakan akibat dari pembakaran bahan bakar fosil. 
Sampai kapan pemanasan global ini akan berlangsung? Apakah hal ini akan terus didiamkan? Padahal pemanasan global berdampak pada bencana mengerikan dan akan mengancam umat manusia di seluruh dunia. Siapa yang harus melakukan pencegahan atau penanggulangan pemanasan global ini? Jawabnya singkat dan tegas, yaitu semua umat manusia.
Tidak ada kata terlambat untuk menanggulanginya. Jika ada kemauan untuk memulai, pasti ada jalan. Penanggulangan pemanasan global ini tidak dilakukan sendirian, tetapi harus seluruh umat manusia. Salah satu caranya yaitu dengan menjaga, memelihara dan melestarikan lingkungan  serta SDA yang terkandung di dalamnya. Penanggulangannya dapat dimulai dari diri kita sendiri, diteruskan kepada lingkungan keluarga, lalu dilanjutkan ke lingkungan wilayah yang lebih luas.  Jika penanggulangan tidak segera dimulai, maka kapan lagi. Sekian dan terima kasih.

                                                                                                                   Nama : Resti Julianti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar